Gerakan Nail Hunter berawal dari keresahan dua orang pengajar desain grafis terhadap banyaknya banner liar yang tertancap di lingkungan sekitar. Mereka kemudian menginisiasi gerakan untuk mencabut banner-banner tersebut. Namun, saat mencabut banner, mereka menemukan masih ada paku yang tertinggal dan menancap di pohon. Dari temuan itulah, gerakan Nail Hunter terbentuk sebagai upaya membersihkan paku-paku yang tertinggal demi menjaga lingkungan tetap aman dan nyaman.
