Masih menaruh perhatian lebih pada kebakaran hutan yang terjadi di banyak wilayah di Indonesia, detikSore akan mengulas dampak kesehatan paparan asap terhadap masyarakat terdampak. Seperti diketahui, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, Kalimantan, dan Papua tak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat akibat paparan asap dalam jangka waktu panjang. Partikel halus yang terkandung dalam asap dapat masuk ke saluran pernapasan hingga paru-paru dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit pernapasan.
Di tengah paparan asap yang berlangsung berulang, masyarakat perlu memahami bahwa dampak kesehatan tidak selalu langsung ditandai batuk atau sesak napas. Lalu seberapa besar bahaya asap karhutla bagi paru-paru, bagaimana mengenali gejala yang perlu diwaspadai? Sejauh mana pula kesehatan paru-paru dapat pulih setelah kabut asap menghilang? Simak diskusinya bersama dokter spesialis paru-paru, Prof. Agus Dwi Susanto.










































