Pasar saham masih menghadapi ketidakpastian akibat sentimen global, tetapi IHSG berhasil menguat 5,65% ke level 5.278,99 pada perdagangan Selasa (20/10). Penguatan ini didorong oleh aksi bargain hunting setelah koreksi tajam, rencana buyback saham sejumlah emiten senilai Rp4,50 triliun, serta optimisme terhadap reformasi transparansi pasar modal dan rencana Danantara menambah kepemilikan saham BUMN. Saham BBRI, BBCA, dan TLKM menjadi pendorong utama kenaikan, sementara seluruh 11 sektor saham ditutup menguat dengan sektor transportasi naik paling tinggi sebesar 8,55%. Meski demikian, investor asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp2,21 triliun di seluruh pasar, menunjukkan bahwa tekanan eksternal masih perlu diwaspadai. Oleh karena itu, investor perlu mencermati perkembangan sentimen global dan kebijakan pasar modal karena pergerakan IHSG masih berpotensi berfluktuasi.
Simak obrolan seputar pasar saham dalam segmen Market Review.










































