Belakangan, tren Hyrox di Indonesia mulai mengalami peningkatan, terlebih usai diselenggarakannya Hyrox Jakarta pada akhir Juni kemarin. Ajang kebugaran yang menggabungkan lari dan latihan fungsional ini memang menawarkan tantangan sekaligus sensasi kompetisi yang membuat banyak orang tertarik mencobanya.
Namun, di balik tren tersebut, ada risiko cedera yang perlu diwaspadai, salah satunya saraf kejepit akibat teknik yang kurang tepat atau beban latihan yang berlebihan. Lalu, bagaimana cara meminimalisir cedera di area tulang belakang? Ini tips dari dokter spesialis bedah saraf dr Victorio SpBS dari Lamina Hospital.










































