Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengusut 19 badan usaha di tujuh provinsi yang disinyalir menyebabkan kebakaran lahan sepanjang Januari-Agustus 2026. Total luas lahan yang terbakar mencapai 11.046,69 hektare, tersebar di tiga provinsi Sumatera dan empat provinsi Kalimantan.










































