Ponpes Sunan Drajat Lamongan tak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi salah satu penggerak ekonomi di Lamongan dan Jawa Timur. Melalui Lembaga Ekonomi Sunan Drajat, berbagai inovasi terus dikembangkan, mulai dari Koperasi Digital Pesantara hingga metode pembayaran dengan Face ID santri. Ponpes Sunan Drajat juga mengelola sekitar 200 gerai ritel yang mayoritas tersebar di Jawa Timur, sekaligus mengembangkan berbagai produk hasil produksi mandiri. Langkah tersebut turut mendapat perhatian dan pendampingan dari Bank Indonesia untuk mendorong kemandirian ekonomi pesantren.










































