Satinah, TKI asal Semarang, Jawa Tengah yang ditahan di Arab Saudi karena membunuh majikannya akan segera menghadapi hukum pancung 3 April mendatang. Keluarga kini bingung mencari uang diat atau pengganti darah Rp 9 miliar. Pihak keluarga korban meminta uang diat 21 Miliar, sementara pemerintah hanya memberikan 12 Miliar.











































