Melayani sekitar 19 juta nasabah dan menguasai lebih dari 80 persen pangsa pasar bisnis gadai nasional, PT Pegadaian membuktikan jika kehadirannya krusial dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Meski demikian, arah perusahaan tidak berhenti di sana. Ekspansi ke bisnis bullion services, peluncuran aplikasi investasi emas Tring!, hingga pembukaan cabang di Timor Leste menunjukkan upaya Pegadaian memperluas peran, bukan hanya sebagai tempat menggadaikan barang, tetapi juga sebagai penyedia solusi keuangan yang lebih lengkap.
Di tengah ekspansi tersebut, isu layanan menjadi titik tekan. Kampanye “Pegadaian Hadir #MelayaniSepenuhHati” bukan sekadar slogan korporasi. Ada dorongan untuk mengubah cara pandang: tidak cukup memahami kebutuhan nasabah, tetapi mencoba berpikir dari posisi mereka. Jaringan layanan yang menjangkau berbagai daerah, ditambah program sosial seperti ratusan bank sampah, desa binaan, dan The Gade Creative Lounge di kampus, memperlihatkan upaya perusahaan untuk tetap dekat dengan masyarakat.
Lalu bagaimana upaya mempertahankan kualitas layanan dan inovasi dilakukan di tubuh PT Pegadaian? Ke mana arah Pegadaian melangkah di tengah perubahan industri keuangan yang kian cepat? Simak diskusinya dalam detikSore!











































