Dunia sepakbola sedang panas, hal ini disebabkan oleh pernyataan Presiden FIFA Gianni Infantino yang berencana menjual saham Piala Dunia. Untuk melancarkan wacana tersebut, FIFA akan mendirikan perusahaan baru yang dinamai FIFA Forward Enterprise (FFE) sebagai wadahnya. Namun, demi mewujudkan wacana ini FIFA harus mendapat persetujuan dari 211 anggota asosiasi. Organisasi sepakbola tertinggi di dunia itu bahkan mengiming-imingi dana sebesar USD 40 juta bagi anggota yang setuju. Mantan Ketua Komite Tata Kelola FIFA, Miguel Maduro mengecam wacana dari Gianni Infantino. Menurutnya cara yang dipakai FIFA itu sama saja seperti suap.
Infantino sendiri butuh setidaknya dukungan lebih dari 50 persen anggota FIFA agar rencananya terwujud. FIFA saat ini punya 211 anggota dari enam benua. Lalu, apa sebenarnya urgensi dari wacana ini? Benarkah FIFA saat ini diisi oleh orang-orang yang memiliki kepentingan pribadi? Simak analisisnya dalam detikSore!










































