Penganiayaan oleh Taufik Hidayat terhadap pacarnya, YTR, beberapa hari lalu masih menggegerkan publik. Datang bersama rasa simpati terhadap korban, sejumlah masyarakat kemudian penasaran bagaimana sebuah hubungan asmara dapat menjadi topeng atas perlakuan sadis pelaku.
Mengutip detikcom, Taufik mengawali hubungan dengan korban lewat manipulasi emosional sistematis. Pelaku menggunakan pola kontrol koersif, seperti love bombing hingga mengisolasi korban dari keluarga. Hal ini bermuara padahilangnya kendali kebebasan korban atas dirinya sendiri.
Berkaca dari kasus tersebut, penting bagi masyarakat untuk memahami bagaimana kekerasan dapat terjadi dalam sebuah relasi. Masyarakat perlu mengenali tanda-tanda awal hubungan yang tidak sehat agar mampu mencegahnya sejak dini.
Lantas, bagaimana cara mengenali tanda-tanda hubungan yang mulai tidak sehat? Dari sisi sains, mengapa korban sulit keluar dari hubungan yang abusif? Temukan jawaban selengkapnya bersama dr. Erickson Arthur Siahaan, Sp.KJ dalam jelang matahari terbenam nanti.











































