Kepungan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang anak-anak menjadi salah satu kelompok yang paling rentan menanggung dampaknya. Bukan hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, paparan asap juga mengintai kesehatan paru-paru mereka.
Lebih dari 91 ribu balita tercatat mengalami ISPA di wilayah terdampak karhutla. Bahkan, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan adanya potensi lonjakan kasus pneumonia pada anak.Di sisi lain, Menteri Kesehatan menyebut tren kasus ISPA mulai menunjukkan penurunan.
Apakah ancaman kesehatan akibat asap karhutla benar-benar mulai mereda? Seberapa besar bahaya yang mengintai paru-paru anak? temukan jawabannya bersama redaktur detikHealth dalam segmen Sunsetalk.
