detikFlash

Duterte Diprotes Perpanjang Darurat Militer di Mindanao

Ribuan aktivis memprotes kebijakan Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang akan memperpanjang rencana darurat militer di Mindanao, Filipina bagian selatan. Mereka khawatir kebijakan tersebut menyebabkan tindakan keras terhadap aktivis dan tokoh politik di wilayah tersebut.

Duterte telah mengumumkan darurat militer di Mindanao pada Mei 2016 untuk membantu memerangi militan jaringan ISIS yang mengambil alih kota Marawi. Konflik itu menghasilkan pertempuran selama lima bulan dan lebih dari seribu orang tewas.

Embed Video
Isfari Hikmat/Reuters - 20DETIK
Selasa, 11 Des 2018 14:56 WIB
RELATED ARTICLES