detikFlash

Media Sosial Diblokir Guna Meredam Gejolak di Sri Lanka

Pemerintah Sri Lanka memblokir sementara beberapa jaringan media sosial dan aplikasi pengiriman pesan singkat. Kondisi ini diambil menyusul meningkatnya serangan terhadap masjid dan bisnis milik muslim pasca pengeboman gereja dari kelompok militan.

Gejolak terjadi tiga minggu setelah pengeboman 3 gereja dan 4 hotel di Sri Lanka yang menewaskan lebih dari 250 orang. Kepolisian setempat menerapkan jam malam guna menghindari konflik berkelanjutan.

Embed Video
Isfari Hikmat - 20DETIK
Selasa, 14 Mei 2019 06:59 WIB
RELATED ARTICLES