detikFlash

Istilah New Normal Dianggap Menyesatkan Masyarakat

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari menyebut terminologi normal baru (new normal) akan menyesatkan masyarakat dam belum memiliki dasar hukum. Menurutnya penggunaan terminologi adaptasi kebiasaan baru lebih cocok untuk menjaga kesadaran masyarakat akan keberadaan virus Covid-19.

5,064 Views Sabtu, 04 Jul 2020 18:39 WIB
Embed Video
Bagus Putra Laksana - 20DETIK
RELATED ARTICLES