20DETIK

   |   
10,227 Views | Kamis, 22 Jul 2021 05:13 WIB

Otoritas China menyampaikan laporan bahwa pada tahun 2020 lembaga ketahanan siber mereka menangkap lebih dari 42 juta serangan program jahat atau malware. Dari angka tersebut, 53 persen dikatakan berasal dari Amerika Serikat (AS).

Ashri Fathan/Associated Press - 20DETIK