20DETIK

   |   
3,336 Views | Sabtu, 18 Sep 2021 12:42 WIB

Amerika Serikat (AS) mengaku bersalah atas serangan pesawat tak berawak (drone) di Kabul, Afghanistan, pada bulan lalu yang menewaskan 10 orang warga sipil termasuk 7 di antaranya anak-anak. Sebelumnya AS menduga warga sipil yang tewas tersebut sebagai simpatisan ISIS.

Ashri Fathan - 20DETIK