Warga Reo, Kab. Manggarai, NTT mengeluhkan belum meratanya distribusi bansos untuk korban gempa. Terlebih untuk mereka yang memutuskan bangun posko mandiri. Seperti yang dialami Nining, ia mengaku perlu menempuh perjalanan sekitar 15 menit dari rumahnya untuk mengambil bansos berupa pembalut, popok hingga obat-obatan di Posko Barangkolong. Saat ditanya alasannya memilih mengungsi di posko mandiri, ia menjawab…
“Karena kita jauh, baru kita bawa balita. Ada beberapa balita dan bayi yang tidak bisa kita bawa jauh karena kan mendaki, jadi capek larinya”, jelasnya.
Atas keluhan ini, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit pun meminta maaf.










































