20DETIK

   |   
6,691 Views | Selasa, 12 Jan 2021 13:37 WIB

Pasca-kejadian jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182, media sosial diramaikan oleh netizen yang mengeskpresikan empatinya kepada korban. Menurut kacamata psikolog, bentuk empati netizen perlu adanya penyaringan kembali. Karena dengan bentuk ekspresi di media sosial dengan berlebihan, akan berdampak pada psikis dari keluarga korban.

Monica Arum/Septian Eko - 20DETIK