20DETIK

   |   
35,727 Views | Senin, 05 Apr 2021 10:55 WIB

Jepang menemukan mutasi baru virus Corona yang mengandung E484K dan diberi nama 'Eek'. Mutasi tersebut diyakini mengurangi efektivitas vaksin. Hingga saat ini dilaporkan 12 dari 36 kasus mengandung mutasi tersebut.

Monica Arum / Haykal Harlan - 20DETIK