20DETIK

   |   
15,164 Views | Sabtu, 03 Jul 2021 17:21 WIB

Epidemiolog Universitas Indonesia, Pandu Riono, kecewa melihat beberapa pejabat yang mempromosikan obat Ivermectin sebagai obat Covid-19. Padahal belum ada hasil dari uji klinis obat tersebut.

Arssy Firliani / Nurul Ulum - 20DETIK