20DETIK

   |   
10,121 Views | Senin, 15 Nov 2021 14:40 WIB

Badan Intelejen Amerika Serikat, FBI, mengaku servernya diretas dan mengirim email palsu ke ribuan pejabat dengan menggunakan akun lembaga negara yakni ic.fbi.gov.

Tim 20Detik - 20DETIK