20DETIK

   |   
16,376 Views | Kamis, 17 Nov 2022 18:14 WIB

Netizen Inggris Mahyar Tousi mengaku dapat ancaman pembunuhan usai nyinyirin batik yang dipakai PM Kanada hingga PM Inggris di G20. Ia pun mengklarifikasi cuitannya dan meminta maaf.

Tim 20Detik - 20DETIK