"Kepada YouTube, kepada Google. Kita-kita ini sudah tergantung banyak tergantung pada Anda, Anda dapat banyak uang dari kami. Selanjutnya kita beralih ke Anda, gitu. Tolong, tanggung jawab!," ucap Pratikno di acara ‘Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI’ di Kemenko PMK pada Selasa (10/2).
Pratikno juga menyoroti bahaya screen time berlebihan yang memicu masalah fisik hingga mental seperti kecemasan dan depresi pada anak. Ia menuntut raksasa teknologi seperti Google dapat menciptakan sistem perlindungan, mengingat dampak digital sudah banyak mendisrupsi tumbuh kembang generasi emas Indonesia.
"Kalau urusan digital itu sampai merusak fisik, mental anak kita ini berdosa. Dosanya bukan dosa biasa. Ini dosa jariyah, Pak. Dosa jariyah kalau masuk neraka berkali-kali, Pak," ujarnya lagi.











































