Gedung Putih mengatakan militer Amerika Serikat (AS) telah bergerak untuk membongkar infrastruktur produksi rudal Iran. Pesawat pengebom B-2 milik AS disebut telah menjatuhkan puluhan bom penetrator seberat 2.000 pon di lokasi rudal Iran. Gedung Putih juga mengungkap bahwa operasi akan berakhir ketika tujuan militer tercapai dan Iran menyerah tanpa syarat.











































