Adapun pelaksanaan operasi ini bersifat situasional dengan target menurunkan intensitas curah hujan sebesar 20-40 persen demi menekan risiko bencana hidrometeorologi. Selain intervensi cuaca, seluruh pihak juga diharapkan dapat menjaga infrastruktur drainase, normalisasi sungai, serta memastikan penataan tata ruang tetap sesuai aturan.











































