Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menghimbau sejumlah kepala daerah agar melaksanakan langkah-langkah siaga antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjelang musim kemarau dengan menetapkan kondisi siaga darurat di wilayah rawan karhutla. Musim kemarau diprediksi terjadi mulai bulan Mei.
'Namun demikian, dari catatan jumlah hari terjadinya karhutla, titik karhutla, dan luas karhutla, ternyata sudah cukup besar dibandingkan bulan yang sama pada tahun kemarin. Jadi hari ini telah tercatatkan kita ada lebih dari 32.600 hektar yang terbakar di sebagian wilayah kita yang tadi dijelaskan. Kemudian titik apinya lebih dari 700 (hektar)' ujarnya.
Tonton video lainnya di sini ya!











































