Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau fenomena hujan es terjadi di sejumlah wilayah dalam sepekan belakang. Cuaca ekstrem ini terbentuk dari ssitem awan konvektif jenis Cumulonimbus (Cb) yang masih berpotensi terjadi hingga Maret-April mendatang.