Lebanon dan Israel menyepakati gencatan senjata untuk 10 hari ke depan, terhitung sejak Kamis (16/4). Kesepakatan ini menjadi jeda setelah Hizbullah dan Israel bertempur selama 6 minggu.
Presiden Lebanon, Joseph Aoun, berharap gencatan senjata ini berujung pada kesepakatan permanen. Ia juga menegaskan bahwa menyetujui gencatan senjata bukanlah tanda kelemahan.











































