Siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Jerebuu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), memilih jalan singkat dengan gantung diri di usia yang masih sangat belia. Korban berinisial YBR itu diduga kecewa lantaran tak dibelikan buku tulis dan pulpen.
Tak hanya itu, YBR juga meninggalkan sepucuk surat wasiat untuk sang ibu. Kalimat-kalimat kekecewaan sekaligus perpisahan ditulis dengan bahasa yang sederhana oleh tangan bocah berusia 10 tahun tersebut.











































