Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat dapat mengisi sensus penduduk dengan sejujur-jujurnya. Prabowo menegaskan data dari sensus ekonomi tersebut akan digunakan untuk menyusun kebijakan anggaran, dan bukan untuk mengejar kekayaan seseorang.
Hal itu ia sampaikan dalam penyampaian pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU Tentang APBN TA 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (14/8).










































