Prof Nasaruddin Umar mengingatkan detikers bahwa puasa di bulan Ramadan merupakan latihan self-control di tengah kuatnya pengaruh algoritma media sosial yang menyuplai konten sesuai kecenderungan kita, baik positif maupun negatif. Dengan energi spiritual Ramadan,detikers diajak memperkuat pengendalian diri agar tidak terjebak dalam arus algoritma negatif dan mampu memanfaatkan teknologi secara lebih bijak.











































