Prof. Nasaruddin Umar mengajak umat menjadikan Ramadan sebagai momentum hijrah digital, bertransformasi dari toxic content yang menyebarkan energi negatif menuju positive content yang menebarkan kebaikan dan semangat. Ia mengingatkan detikers lebih kritis terhadap informasi, tidak mudah percaya hoaks, serta aktif membagikan konten yang mencerahkan dan menenangkan.











































