MSCI memperbarui sikapnya terhadap saham Indonesia. Indeks Global tersebut, mengutip detikFinance, mengucurkan tiga kebijakan bagi Indonesia. Pertama, MSCI mempertahankan untuk membekukan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS). Artinya, MSCI tidak akan menaikkan bobot saham-saham di Indonesia dalam indeks mereka. Hal ini nantinya berdampak pada terhambatnya dana asing pasif (passive funds) yang masuk ke saham Indonesia.
Kedua, MSCI juga tidak akan melakukan penambahan saham RI ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI). Ketiga, MSCI juga tidak akan melakukan penyesuaian segmen ukuran indeks untuk saham RI, termasuk dari Small Cap ke Standard.
Ancaman lain terhadap bursa Indonesia juga muncul dari S&P Dow Jones Index (DJI). penyedia indeks internasional ini bahkan mengancam IHSG turun kasta ke level frontier market. Mengutip detikFinance, DJI tengah memasukkan pasar modal RI dalam watchlist tahun 2027 yang memuat opsi penurunan kasta tersebut.











































